Semoga Kamu Disukai Adik-Adik Disana


Harus mulai darimana aku bercerita..

Ini pengalaman pendekku mengenai hari itu, Sabtu 13 April 2013.
Menurutku hari itu istimewa, selain karena hari itu kakakku berulang tahun dan aku hanya bisa mengucapkan selamat lewat jarak jauh tetapi ada sedikit pengalaman manis yang ingin aku bagi, sederhana namun berkesan di hati..

 

Pagi itu, aku dengan sahabatku memberanikan diri pergi ke satu tempat tujuan yang sudah aku nantikan yang aku sendiripun belum tahu persis dimana tempatnya, polosnya kita nekat berangkat ‘ngebolang’ πŸ™‚

 

Ada misi apa aku kesana? Ya misiku ingin ke kantor pusat jasa pengiriman barang tempat dimana acara itu diadakan. Acara yang aku tunggu-tunggu.
Walaupun cukup letih perjalanan yang ditempuh berdua menggunakan angkot dan disambung busway, tapi aku tetap semangat..

 

Ceritanya, akhirnya aku dan sahabatku Mei sampai juga di tempat tujuan, disana terpasang tenda tempat meja regristrasi dan sudah banyak panitia berseliweran, di depan gedung terlihat spanduk tertulis “Pack Your Spirit 2013” ya, ini acara volunteer yang diadakan gerakan Indonesia Menyala sebagai bentuk dukungan riil bagi gerakan Indonesia Mengajar dalam bentuk dukungan buku-buku untuk anak-anak Indonesia di sebaran seluruh pelosok nusantara yang untuk melihat jendela dunia saja mereka dihambat jarak dan batas..

 

Segera setelah kami berdua mengisi regristasi, masuklah ke dalam gedung yang disambut dengan berbaris kursi berbalut kain putih tersusun rapih. Sempat kami berdua duduk sebentar sebelum akhirnya naik ke lantai dua untuk mulai bergerak. Ya, di lantai 2 kami dikejutkan dengan ruangan yang telah terdekorasi cantik penuh dengan hiasan foto-foto anak-anak Indonesia yang ada nun jauh dari ibukota ini.

 

Langsung saja meja-meja yang disediakan untuk mengambil buku-buku yang akan dipak diserbu para volunteer. Kami semangat sekali memilah buku yang akan dikirimkan. Lewat instruksi para panitia yang selanjutnya kami sebut “Para Penyala” kami diarahkan untuk mengisi kartu pos dari dalam amplop yang kami terima saat regristrasi di awal. Β Kartu pos ini kami isi sebagai tulisan ucapan kepada adik-adik yang akan menerima kiriman buku-buku ini dari Jakarta.

 

Dari atas meja tertulis secarik kertas daftar wilayah sebaran para relawan pengajar Indonesia mengajar dari paling barat Indonesia yakni wilayah Aceh, paling timur Indonesia yakni wilayah Papua, paling utara wilayah Indonesia yakni pulau kecil di utara Sulawesi dan juga wilayah Kalimantan hingga paling selatan wilayah Indonesia yakni kepulauan Nusa Tenggara.

 

Dari daftar itu kuputuskan untuk mengirim paket buku beserta kartu pos tulisanku kepada adik-adik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sebuah kabupaten pemekaran dari provinsi Lampung yang belum lama berdiri. Mungkin ikatan emosional dan rasa sama satu daerah yang mendorongku untuk mengirim hadiah kecil ini kesana.

 

Karena tidak ada persiapan apa-apa sama sekali kesana praktis aku tidak membawa buku yang bisa layak aku sumbangkan, namun terdorong rasa ingin bermanfaat buat adik-adik disana akhirnya lewat debat pendek dalam benak ini, aku putuskan mengambil satu buku yang selalu menemani perjalananku di jalan melepas bosan dari dalam tasku. Tulisan dari sampulnya berjudul “Cara Belajar Bahasa Jerman Bagi Pemula” dengan desain sampul yang bergambar anak kecil memegang pensil dan dihiasi dominasi bendera hitam merah kuning yang penuh warna cerah..

Pack Your Spirit, Indonesia Menyala
Pack Your Spirit, Indonesia Menyala

Dari dalam hati aku berbisik, “Sampai jumpa ya, aku tidak tahu apa kamu disukai mereka atau tidak, tapi semoga lewat kamu bisa mengantarkan mereka bermimpi sekolah sejauh bahasa yang diajarkan dalam isimu, semoga mereka senang menerimamu ” πŸ™‚

 

Oke, akhirnya setelah masuk mereka semua ke dalam satu kardus beserta surat sayangku untuk adik-adik di Tulang Bawang Barat, lakbanpun melilit kardus itu kesana-kemari hingga akhirnya kokoh dan siap untuk dikirim ke seberang. Simpel caraku ingin berbagi dan merasa bisa bermanfaat πŸ™‚

 

Acara tidak sampai disitu saja, selanjutnya aku melihat tulisan-tulisan adik-adik yang berbalas surat kiriman tanda terimakasih, ada pula yang ikut rekaman video ucapan salam hangat dari kakak-kakak di Jakarta yang bisa berisi motivasi dan semangat untuk terus belajar. Lalu ada juga papan berisi poling mengenai kuesioner kegiatan ini yang ramai dikunjungi para relawan yang ingin berpartisipasi mengisi papan poling.

 

Acara selanjutnya ada di lantai bawah, disana sudah menanti adik-adik dari panti asuhan di daerah Jakarta yang mau berbagi kegembiraan bersama kami semua disana. Selain itu juga ada sesi sharing mengenai para penggiat komunitas yang bergerak di bidang pendidikan.

Pack Your Spirit, Indonesia Menyala
Pack Your Spirit, Indonesia Menyala

 

Hadir dalam panggung kecil itu mereka yang menginspirasi seperti penulis A.Fuadi yang karangannya aku kagumi dan berbagi mengenai komunitas Menaranya, pengajar muda Indonesia Mengajar angkatan 2 kak Ludi yang bertugas di Aceh dan Muara Enim, Sumatera Selatan, lalu pendiri taman baca Bibinoi di daerah timur Indonesia Nasarudin kamarullah dan juga penggagas Taman Bacaan Pelangi oleh Nila Tanzil. Mereka semua berbagi mengenai bagaimana cara mereka bermanfaat dan bergerak untuk bangsa ini lewat pendidikan. Yang jelas semuanya dimulai dari nol, dan banyak kendala dan hambatan yang membantu mereka untuk banyak belajar lebih baik lagi.

Pak Raden di Pack Your Spirit

Setelah sharing dari mereka apa sudah selesai, ternyata belum bisa berhenti rasa kagumku pada mereka dan rasa terkejutku karena bisa melihat langsung penulis yang aku kagumi, di sesi berikutnya kami merasa tersanjung sekali pak Raden (bapak Suyadi) berkenan hadir berbagi bersama kami lewat dongengnya yang memorable hingga sekarang dikenang beberapa jaman yakni lewat tokoh Unyil dan kawan-kawan.

 

Yang membuatku kagum karena disamping bakat mendongen sambil melukisnya yang menakjubkan bisa menghipnotis para penonton namun lebih dari itu semangatnya lebih besar mengalahkan fisiknya yang mulai renta menginjak usia 80 tahun, walaupun harus dengan kursi roda, walaupun harus ditopang naik ke atas panggung mendongeng, namun semangatnya mampu membakar semanagat kami semua disana. Jujur terharu aku dibuatnya sampai meneteskan air mata disela kami bernyanyi riang bersama.

Pak Anies Baswedan di Pack Your Spirit

 

Belum cukup sampai disitu, ternyata di akhir acara, salah satu tokoh yang aku kagumi lewat pemikiran-pemikirannya yakni Bapak Anies Baswedan berkenan menyempatkan hadir dalam acara yang berperan pula bagi pendukung kegiatan Indonesia Mengajar yang telah ia gagas. Ada kalimat yang mengena di hati darinya, kurang lebih begini “Don’t be afraid to be small, It’s ok to be small, but the impact is great” dan juga inspirasinya lewat kalimat “Kita berlayar sambil memperbaiki bagian kapal yang rusak” artinya biarlah kita tetap terus berbuat sesuatu yang bemakna bagi bangsa ini terus berjalan sambil memperbaiki sisi-sisi yang perlu dibenahi.

Aku & Volunteer Lainnya Antusias di Pack Yout Spirit

 

Efek akhir dari acara itu berkenang di hati. Lewat acara itu aku melakukan perpisahan singkat dan spontan mendadak dengan bukuku.
Semoga mereka senang menerimamu dan membacanya sampai habis berulang ya πŸ™‚

Iklan

2 pemikiran pada “Semoga Kamu Disukai Adik-Adik Disana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s