Keluarga Miniatur Indonesia Kecil :)


Miniatur Indonesia Kecil

Senangkah dirimu kalau  bisa berkenalan dengan teman baru dari Sabang sampai Marauke?

Ya, itu pikiran awalku saat mendengar cerita teman sekelasku saat kelas 2 SMA, dia bercerita banyak soal teman-teman barunya di sebuah event lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat nasional di Yogyakarta, selama beberapa hari disana dia sudah mendapatkan banyak sekali teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia, ada yang dari Aceh, pulau Kalimantan, daerah Indonesia Timur, dan tentu juga daerah di Pulau Jawa.

Aku terkagum-kagum mendengar ceritanya, sedikit terbesit iri, ingin bisa dapat kesempatan seperti itu rasanya, tapi cuma pikiran selintas..

Tahukah kamu, bahwa sebenarnya Tuhan Yang Maha Kuasa mengetahui apa saja yag ada di benakmu, sekecil apapun itu, dan bukan tidak mungkin apa yang terbesit kamu inginkan bisa dikabulkan oleh -Nya?

Memang bukan dalam waktu dekat aku menyadarinya, sampai waktu itu datang, aku diberikan jalan untuk melanjutkan kuliah dengan program beasiswa yang mengkondisikan aku berada selama tiga tahun bersama dengan 30 penerima beasiswa lainnya yang asalnya dari Sabang sampai Marauke.
Pertama dari Simalungun-Sumatera Utara, Sarolangun-Jambi, Sijunjung & Pasaman-Sumatera Barat, Bangka Tengah-Bangka, Bengkulu Utara-Bengkulu, Palembang & Pagar Alam-Sumatera Selatan, aku sendiri wakil dari Lampung.

Dari pulau Jawa ada dari Ciamis-Jawa Barat, Banjarnegara, Demak, Semarang, Purworejo, Solo-Jawa Tengah, Bantul-Yogyakarta, Pacitan, Gresik, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuwangi, Tuban, Tulung Agung, Jombang, Magetan-Jawa Timur.

Dari Kalimantan ada dari Sambas-Kalimantan Barat yang letaknya dekat perbatasan Indonesia -Malaysia, Tabanan-Bali, Mataram-NTB, Bulukumba, Takalar-Sulawesi Selatan.

Lengkap ya mereka semua, pasti tidak terbayang bagaimana penyesuaian pertama kali bertemu. Menurutku itu sangat kereen 😀

Tidak menyangka ternyata Allah secara tidak langsung menjawabnya lewat jawaban ini. Ya, sekarang bukan hanya bertemu dalam waktu beberapa hari, namun aku bisa menghabiskan waktu studiku selama 3 tahun bersama mereka semua. Wakil dari paling barat yakni kabupaten Simalungun, Sumatera Utara sampai wakil paling timur Indonesia, kabupaten Takalar dan kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Semuanya lengkap jadi satu, yang menurutku Culture Shock itu dirasakan kalau mulai tinggal di luar negeri, tapi mulai disinipun aku belajar menyesuaikan banyak sekali perbedaan baik bahasa, adat budaya, karakter, kebiasaan yang beda satu sama lain. Tapi disinilah uniknya.. 🙂

Satu setengah tahun sudah terlewati bersama mereka, keluarga baruku, tinggal satu setengah tahun lagi bersama, mungkin ini akan jadi kenangan manis untuk kita semua, tidak akan mudah bertemu sesering dan semudah ini saat 3 tahun kita sekelas di bangku kuliah. Mungkin akan terkendala jarak dan waktu.

Tapi terimakasih untuk kesempatan ini, kalian adalah keluarga miniatur Indonesia kecilku 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s