Kewirausahaan – Perencanaan Keuangan


financial planning

Seorang wirausaha mungkin terbatas dalam pemilikan keuangan dan memerlukan tambahan keuangan dari mitra bisnis atau sumber-sumber formal (Bank dengan tingkat suku bunga tertentu).

Seorang wirausaha harus mengalokasikan peneriman dan pengeluaran agar lebih profesional dan efisien, dengan “PERENCANAAN KEUANGAN MELIPUTI 10 LANGKAH”:

1. Menetapkan tujuan-tujuan keuangan yang tepat bagi  perusahaan anda.

2. Mengevaluasi startegi-strategi keuangan alternatif.

3. Mengumpulkan dan mengevaluasi fakta dan angka keuangan untuk melengkapi rencana-rencana.

4. Menetapkan tingkat dan target efisiensi (baik angka jangka panjang dan jangka pendek) bagi bisnis dipandang dari sudut imbalan bagi pemilik dan karyawan.

5. Mengembangkan sebuah rencana keuangan menyeluruh untuk memberikan “PETA BESAR” masa depan.

6. Memeriksa kebenaran rencana menyeluruh dan memeriksa setiap unsur, untuk memastikan bahwa setiap unsur itu realistik dalam hubungan dengan pengalaman masa lampau.

7. Menganalisis rencana dengan membandingkannya pada prestasi standar seperti sudah ditetapkan, baik intern maupun ekstern.

8. Meninjau kembali rencana, merevisi seperlunya sampai tercapai sebuah kombinasi strategi da faktor-faktor yang diterima.

9. Menggunakan rencana sebagai kekuatan motivasi dengan
mengkomunikasikan hasil-hasil perencanaan.

10.Memastikan bahwa proses perencanan diikuti oleh pengendalian yang mencukupi dan memberitahukan serta memotivasi staf yang terlibat.

TAHAP 1 : Keuangan untuk Target Jangka Pendek & Panjang, Penetapan Tujuan Angka
Penetapan tujuan keuangan dengan target jangka pendek dan panjang dalam lingkup mengkualifikasikan kemampuan bisnis (rasio presentasi margin bersih dan laba investasi) serta harapan pertumbuhan bisnis, yaitu :

a. KEMAMPUANLABAAN BISNIS

Bisnis akan tetap mendapat laba meskipun kondisi perekonomian berfluktuasi. Laba bersih setiap tahun diharapkan betambah dan mencukupi untuk memberikan imbalan kepada pemilik dan karyawan serta memungkinkan investasi.

b. EFISIENSI BISNIS

Berbagai ukuran efisiensi bisnis akan digunakan untuk menaksir prestasi keuangan. Target-target ditentukan dan direvisi setiap tahun dengan pertimbangan kondisi-kondisi pasar, pengalaman dan keahlia pribadi. Ukuran efisiensi bisnis menyeluruh aka meningkatkan laba bersih sebelum pajak dengan hasil penjualan dan investasi bisnis.

Standar efisiensi bisnis jangka pendek dan pajang terhadap kedua rasio, yaitu :
Marjin bersih dan laba investasi dalam kondisi bertambah dan menurun pada saat ini dan masa mendatang, yakni :

RASIO MARGIN BERSIH DAN LABA INVESTASI UNTUK JANGKA PENDEK & PANJANG

JANGKA WAKTU MARGIN BERSIH LABA INVESTASI
jangka pendek 10% 20%
jangka panjang 15% 25%
catatan: laba investasi menurun denga turunnya resiko 10 tahun mendatang.

PERHITUNGAN KEUANGAN
1. Mengukur Sumber Daya
Sumber daya fisik (harta)
current assets : harta yang relatif dapat diubah menjadi
penjualan, laba dan kas. contoh : uang, saldo bank, persediaan
(bahan mentah, setengah jadi, bahan jadi) & piutang.
fixed assets : harta tetap, harta lain dapat digunakan
untuk membantu bisnis (bukan untuk dijual) spt. kendaraan, gedung,
tanah, pabrik & peralatan.
Baik current assests & fixwd assests diukur dai susut biaya bagi perusahaan :
– biaya pembelian persediaan
– biaya pembelian mesin & pabrik
– biaya kontruksi gedung & seterusnya
Informasi ini membantu dalam pengambilan keputusan-keputusan kunci untuk penetapan harga, sebagai wirausaha harus selalu mencanangkan & mempertanyakan pemakaian sumber daya secara lebih efisien.

Jadi laporan dari sumber daya atau disebut posisi keuangan atau neraca mengandung perincian tentang pinjaman, piutang & modal pemilik atau ekuitas.
HUTANG : tagihan orang lain atas bisnis/perusahaan, spt. tagihan
bank, pinjaman dan kredit.
hutang lancar ( < 1 tahun )
hutang jangka panjang ( > 1 tahun )
Baik hutang lancar maupun hutang jangka panjang ditunjukkan dalam kas lancar. Kerena investasi dana anda dari orang lain (hutang) yang digunakan mendapatkan harta, biaya-biaya pembelian dari harta harus selalu sama dengan biaya hutang & modal pemilik.

MENGUKUR IMBALAN BAGI PEMILIK
– imbalan untuk waktu yang dijatahkan untuk bisnis
– imbalan uang untuk investasi modal, yag berkaitan dengan resiko
dalam bisnis.
Imbalan atas waktu
Bagaimana anda mengukurnya seperti halnya karyawa.
# jam efektif perhari, minggu, tahun
# pengalaman : manajemen? luasnya? industri?
# kualifikasi : ijazah diploma? kualifikasi dalam perdagangan?
# tanggung jawab : jumlah staf yang dikendalikan? jumlah penjualan?
Imbalan atas investasi
# saham (deviden)
#obligasi/deposito bank (bunga)
# investasi dalam perusahaan (besar/kecilnya resiko)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s