Orang Introver Berpotensi Jadi Pemimpin


KOMPAS.com – Orang introver adalah sosok yang tidak menonjol. Ia enggan menjadi pusat perhatian, dan seringkali dikira pendiam. Karakter introver kerap dianggap tidak menarik, karena tidak selalu menyuarakan isi pikirannya. Hal ini menyebabkan orang introver cenderung diabaikan oleh lingkungannya.

Menurut Susan Cain, pembicara yang juga penulis bukuQuiet: The Power of Introverts In a World That Can’t Stop Talking, orang introver tidak direspek oleh kalangan yang ekstrover, dan hal ini menjadi suatu kesalahan. Banyak dari orang-orang paling berpengaruh di dunia ini dipaksa untuk keluar dari karakter asli mereka supaya bisa dianggap serius, atau mendapat perhatian. Mantan pengacara yang mengaku sebagai introver ini mengatakan bahwa saat ini orang-orang dengan pribadi yang tertutup harus berjuang agar suaranya didengarkan, sementara orang ekstrover dianggap sebagai contoh karakter yang “bersinar”.

“Bayangkan suatu kelas pada umumnya. Waktu saya masih kecil, kami duduk di barisan bangku, dan kami mengerjakan tugas-tugas sendiri. Tetapi sekarang murid sekolah duduk di bangku yang melingkar, dimana empat atau lima murid saling berhadapan. Mereka melakukan banyak tugas berkelompok, termasuk matematika dan menulis kreatif. Anak-anak yang memilih bekerja sendiri tidak akan dianggap,” katanya pada CNN.com.

Cain mengatakan, hal yang sama terjadi di dunia kerja. “Saat ini, ruangan kantor dirancang tanpa dinding, sehingga siapapun bisa mendengar kegaduhan atau pandangan orang di sekitarnya. Dan orang-orang introver akan dilewati saja untuk posisi-posisi kepemimpinan,” tambahnya.

Namun, Cain menekankan bahwa sejarah dan ilmu sains membuktikan bahwa orang-orang yang cenderung penyendiri berhasil menjadi inovator dan pemimpin. Sebagai contoh, Steve Wozniak menemukan komputer Apple yang pertama seorang diri di kubikelnya di Hewlett Packard. Charles Darwin melakukan perjalanan panjang seorang diri di hutan, dan dengan tegas menolak undangan ke jamuan makan malam. Bahkan Barack Obama dan JK Rowling pun adalah pribadi introver.

Cain menegaskan, kenyataan ini tidak perlu membuat kita menghindari kerjasama dan semangat teamwork. Ia hanya ingin mengemukakan, bahwa saat-saat sendiri bisa menjadi sangat menguntungkan bagi semua orang. Bila diberi perhatian dan peluang, pribadi introver akan menjadi sama hebatnya dengan orang-orang ekstrover.

Sumber: The Daily Mail

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s